Knowledge Base WarnaHost

Panduan Hosting, VPS, cPanel, WordPress, Domain.

Cara Membuat File .htaccess untuk Laravel di cPanel adalah langkah penting yang perlu dilakukan ketika kita ingin menjalankan aplikasi Laravel di hosting berbasis cPanel. File .htaccess berfungsi sebagai pengatur konfigurasi web server Apache, termasuk mengatur URL agar lebih rapi (tanpa public di depannya), mengatur redirect, hingga menambahkan pengaturan keamanan.

Bagi pemula, masalah umum saat mengupload Laravel ke hosting adalah aplikasi hanya bisa diakses melalui domain.com/public, bukan langsung domain.com. Nah, di sinilah .htaccess memegang peran penting. Dengan konfigurasi .htaccess yang tepat, kita bisa mengarahkan semua request langsung ke folder public Laravel, sehingga URL website terlihat lebih profesional dan mudah diingat.

Artikel ini akan membahas langkah demi langkah cara membuat file .htaccess untuk Laravel di cPanel, mulai dari persiapan, pembuatan file, hingga tips tambahan agar Laravel berjalan optimal di server hosting.

Mengapa Laravel Membutuhkan .htaccess?

Sebelum masuk ke cara pembuatannya, penting untuk memahami alasan Laravel membutuhkan .htaccess di cPanel:

  • Menghilangkan /public dari URL
    Secara default, Laravel menyimpan file index.php di dalam folder public. Tanpa .htaccess, pengunjung harus mengakses domain.com/public, yang kurang profesional.
  • Mengatur Rewrite URL
    .htaccess akan menggunakan mod_rewrite Apache untuk mengarahkan semua permintaan ke index.php Laravel.
  • Keamanan Aplikasi
    .htaccess dapat digunakan untuk memblokir akses langsung ke folder tertentu seperti /storage atau /vendor.
  • Mengatur Redirect Otomatis
    Misalnya, redirect dari HTTP ke HTTPS agar website lebih aman.

Persiapan Sebelum Membuat File .htaccess di cPanel

Sebelum membuat file .htaccess, pastikan beberapa hal berikut:

  • Laravel sudah diupload ke hosting
    Gunakan File Manager atau FTP untuk mengupload semua file Laravel ke hosting.
  • Pastikan server menggunakan Apache
    .htaccess hanya berfungsi di server yang menggunakan Apache atau Litespeed.
  • Akses ke cPanel
    Pastikan Anda memiliki username dan password untuk masuk ke cPanel hosting.

#1 Cara Membuat File .htaccess untuk Laravel di cPanel

Berikut adalah langkah-langkahnya:

Langkah 1: Login ke cPanel

  • Buka domain.com/cpanel
  • Masukkan username dan password hosting Anda.

Langkah 2: Masuk ke File Manager

  • Setelah login, cari menu File Manager.
  • Pilih folder root domain Anda (biasanya public_html).

Langkah 3: Upload atau Buat Folder Laravel

  • Jika belum mengupload Laravel, unggah semua file Laravel ke dalam folder hosting.
  • Anda bisa meletakkan file Laravel di public_html/laravel atau langsung di public_html.

Langkah 4: Buat File .htaccess di Root Domain

  • Klik + File di File Manager.
  • Ketikkan .htaccess sebagai nama file.
  • Pastikan file berada di folder public_html (root domain).

Langkah 5: Isi Script .htaccess untuk Laravel

Buka file .htaccess yang sudah dibuat, lalu tambahkan kode berikut:

<IfModule mod_rewrite.c>
    RewriteEngine On
    RewriteBase /

    # Redirect semua request ke folder public
    RewriteCond %{REQUEST_URI} !^public
    RewriteRule ^(.*)$ public/$1 [L]

</IfModule>

Kode ini akan memastikan semua request diarahkan ke folder public Laravel.

#2 Mengatur .htaccess di Folder Public Laravel

Selain di root domain, Laravel juga membutuhkan .htaccess di dalam folder public. Biasanya file ini sudah ada secara default. Isinya seperti ini:

<IfModule mod_rewrite.c>
    <IfModule mod_negotiation.c>
        Options -MultiViews -Indexes
    </IfModule>

    RewriteEngine On

    # Handle Front Controller...
    RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-d
    RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-f
    RewriteRule ^ index.php [L]
</IfModule>

Fungsi file .htaccess di public adalah untuk mengarahkan semua request ke index.php Laravel, kecuali file atau folder yang memang ada.


Menambahkan Redirect HTTPS (Opsional)

Jika ingin semua pengunjung diarahkan ke HTTPS, tambahkan kode berikut di .htaccess root:

RewriteCond %{HTTPS} off
RewriteRule ^(.*)$ https://%{HTTP_HOST}%{REQUEST_URI} [L,R=301]

Mengamankan Folder Laravel

Selain mengatur redirect, kita juga bisa menambahkan aturan untuk memblokir akses langsung ke folder sensitif. Misalnya:

# Blokir akses ke folder storage
RedirectMatch 403 ^/storage

# Blokir akses ke folder vendor
RedirectMatch 403 ^/vendor

Troubleshooting Masalah .htaccess

Jika setelah membuat .htaccess Laravel masih tidak berjalan, coba cek hal berikut:

  • Pastikan file .htaccess tersimpan dengan nama yang benar (bukan .htaccess.txt).
  • Pastikan file berada di lokasi yang tepat (public_html untuk root domain).
  • Cek apakah hosting mendukung Laravel dan Apache.
  • Bersihkan cache Laravel dengan perintah: php artisan config:clear php artisan cache:clear php artisan route:clear

Penutup

Membuat file .htaccess untuk Laravel di cPanel bukanlah hal yang rumit jika kita memahami fungsinya. Dengan pengaturan .htaccess yang benar, aplikasi Laravel akan berjalan lebih rapi, aman, dan profesional.

Langkah singkatnya:

  1. Login ke cPanel
  2. Masuk ke File Manager
  3. Buat file .htaccess di root domain
  4. Tambahkan kode redirect ke folder public
  5. Pastikan .htaccess di folder public Laravel sudah ada dan benar.

Dengan mengikuti panduan ini, Anda sudah berhasil mempraktikkan cara membuat file .htaccess untuk Laravel di cPanel dengan mudah.